Selly Yustiawati Penipu Ulung Di Facebook

Selly Yustiawati Penipu Ulung Di Facebook

Mungkin sebagian rekan sudah mendengar namaSelly Yustiawati, yang kini namanya cukup top menjadi bahan pembicaraan di internet, di mulai dari forum Kaskus beberapa hari lalu, kemudian berita susul-menyusul dari para blogger juga situs-situs berita seperti Detik.Com dan Kompas, wanita yang bernama asli Rasellya Rahman Taher telah banyak menelan korban

Sang penipu ulung ‘Selly Yustiawati’ alias Rasellya Rahman Taher beberapa hari terakhir menjadi pembicaraan forum dan jejaring sosial di internet. Bukan karena paras cantiknya, melainkan karena kelicikannya menipu banyak orang selama bertahun-tahun dan di banyak kota. Woww luar biasa..!!

Kasus Selly dinilai unik oleh sejumlah pihak karena pelaku diduga berbakat alam hipnosis sekaligus punya kecenderungan psikopat. Selly pun tidak pandang bulu memilih korban. Dari Office Boy sampai pengusaha pernah menjadi korbannya. Selly Yustiawati selalu lolos dari jerat hukum sejak 2006.

Selly memang dikenal licin dan sering berganti nama. Ia tercatat pernah menipu puluhan mahasiswi universitas swasta di Jakarta pada tahun 2006 dengan modus sebagai agen SPG dan meminta uang sebagai pelicin. Tahun ini, ia dua kali melancarkan aksinya dengan “menyusup” sebagai karyawan. Ia menjadi staf HRD sebuah hotel di Jakarta dan mulai meminjam uang dari para karyawan, tetapi menghilang begitu saja. Selly juga pernah menjadi karyawan di surat kabar terbesar dan berhasil mengelabui banyak karyawan hingga Rp 30 juta. Terakhir, pelaku dilaporkan melancarkan aksinya di Bandung, lagi-lagi dengan melarikan pinjaman.

Pasalnya ia seorang penipu ulung, yang dalam aksinya sama sekali tidak pandang bulu, siapapun, sejauh berpotensi ia tipu maka ia akan tipu. Terbukti menurut laporan Detik, bahwa Office Boy hingga pengusaha telah menjadi korbannya, bahkan salah satu korbannya hingga harus pinjam duit ke rentenir untuk di berikan padanya hingga akhirnya ia trauma dan sempat sakit karena sadar bahwa dirinya kena tipu mentah-mentah oleh Selly

Selly juga di laporkan memiliki kelainan jiwa, seorang psikopat, yang mendapatkan kepuasan batin jika dapat menipu korbannya dengan sukses. Menurut Pakar Hipnoterapi Mardigu WP dalam keterangannya Rabu (17/2/2010) mengatakan:

Selly tidak peduli korbannya kaya atau miskin. “Ada kepuasan batin kalau dia sudah menipu orang,”. (Detik.Com)

Tidak hanya itu yang membuat Selly sangat berbahaya, dirinya juga di kenal supel, sopan dan cerdas. Kelebihan-kelebihan inilah yang membuat calon korban klepek-klepek sehingga menjadi sangat percaya kemudian menyerahkan uang hingga jutaan rupiah kepadanya dan setelah itu Selly menghilang bagai di telan bumi

Saking berbahaya wanita yang satu ini, sehingga ayahnya sendiri, Yusral Rohban, meminta agar anaknya di tangkap saja karena kenakalannya (walaupun terma nakal sangat ringan menurut saya untuk penipu sekaliber Selly)

“Anaknya nakal. Dia diuber-uber polisi, ditangkap sajalah,”

Lebih lanjut, sang ayah rupanya tidak puas dengan “nakal”, ia juga menyebutkan bahwa Selly adalah anak durhaka, ia pun lepas tangan atas segala urusan tentang putrinya itu

“Saya tidak mau tahu dia mau ngapain, anak durhaka!”

Selly rupanya tidak berhenti hanya di dunia nyata, ia pun beralih di dunia maya, dan memilih Facebook sebagai tempat melancarkan aksinya dan lagi-lagi menuai sukses dengan memakai nama samaran Eyi atau Aksel dan Kini para korbannya pun melawan lewat Facebook. Ini adalah screenshot groupkorban “PENIPUUUUUUUUUU SELLY YUSTIAWATI” di Facebook:

2w59jl1

Di group ini, sebagian para korban Selly,teman atau orang yang kenal korban dan juga mereka yang bersimpati berkumpul, dan bertukar informasi dan yang lebih hebat lagi mereka saling memposting foto-foto Selly, sehingga semakin bertebaranlah foto-fotonya dan tentunya hal ini bagus agar masyarakat mengenal parasnya

Ini merupakan hal yang paling berbahaya plus memalukan bagi korban

Bahwa ternyata dalam memuluskan aksinya, Selly tidur dengan korbannya, oleh karenanya tidak semua korbannya berani melapor mungkin karena malu akan ketahuan “belangnya”. Ini menurut keterangan seorang korban,yang mengaku bahwa ia pernah tidur dengannya. Kemudian Selly mengaku telah hamil oleh karenanya meminta uang belasan juta padanya, tentu saja tes laboritum kehamilan palsuyang ia berikan menurut korban

Selly Yustiawati ternyata tidak secantik seperti di foto:

Dan laporan mengejutkan saya terima ialah bahwa ternyata wanita yang selalu mengaku wartawan kompas dalam aksi menipunya tidak secantik seperti di foto, aslinya agak berbeda menurut seorang teman yang juga korbannya katanya:

“Kalau di foto nilainya 8 di dunia nyata itu 6. Buktinya dibilang umur dia 30 tahun kita percaya,” tutur A di sela-sela pemeriksaan di Mapolwiltabes Bandung, Jl Jawa, Bandung, Jumat (19/2/2010).

“Saya tidak bilang jelek ya. Tapi ya begitulah, biasa saja,” tutur A yang diamini rekannya.

Oleh karenanya jangan membayangkan Selly Yustiawati begitu cantik, karena dia bisa tampil biasa

Waspadalah kawan-kawan

Mau lihat foto-foto Selly Yustiawati? Orangnya cantik dan seksi loh.. Ini dia fotonya :
sell2y 24l8psk selly sellyungudlm Selly-Yustiawati-5

Itu beberapa foto sang penipu ‘Selly Yustiawati’ yang beredar di dunia maya tampak mempesona dalam berbagai pose. Namun aslinya, Selly tidak secantik fotonya.

W A S P A D A L A H !!

Sumber

Translate this post
        
        
  

3 Komentar

  1. Aduh, mulai sekarang jadi harus lebih waspada lagi nih kalo jalan-jalan di dunia maya. :nerd

  2. Website Architect

    yep bener, ingat rumus yang berlaku : “Siapapun bisa menjadi apa saja dan Siapa Saja”….:nerd

  3. Dunia maya yang seharusnya banyak diambil manfaatnya justru dipakai untuk hal yang tidak baik…tapi tdk bisa juga kalau media alias ‘facebook’nya yang disalahkan, ibarat pisau kegunaannya tergantung dari si pemakai.
    Maka waspadalah, waspadalah..!! Karena bisa jadi kita yang akan jadi korban penipuan selanjutnya. Jangan sampai deh itu terjadi.. :D
    Buat Blog

Tinggalkan Balasan

[+] kaskus emoticons
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes