Kenapa Orang Indonesia Susah Untuk Pintar?
Diposkan oleh Website Architect pada Feb 8, 2010 di Indonesia Punya | 4 comments
Anda tahu kenapa Orang Indonesia susah untuk pintar? Salah Satunya adalah Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan syair-syair lagu yang tidak bermutu dan mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi. Mungkin potongan-potongan syair dari lagu anak-anak berikut bisa dijadikan sebagai perbandingan:
“Aku seorang kapiten… mempunyai pedang panjang…kalau berjalan prok..prok.. prok… aku seorang kapiten!”
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi)
Akan lebih baik jika dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya sebaiknya dia bernyanyi : “mempunyai sepatu kulit atau sepatu apalah (bukan pedang panjang)..kalo berjalan prok..prok.. prok..” nah, itu baru lebih klop
jika ingin cerita tentang pedangnya, sebaiknya dia bernyanyi : “mempunyai pedang panjang… kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek.. srek.. srek..” itu mungkin akan lebih sesuai dgn kondisi pedang panjangnya
“Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku..”
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur, nggak handukan dulu, nggak pakaian dulu. Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi alangkah baiknya si anak handukan dulu, pakai baju dulu, sisiran dulu, dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang
“Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon cemara.. 2X”
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi. Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan nggak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, nggak maju2
“Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung .. Surabaya.. bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama”
Nah, yg begini ini yg gawat, mengajarkan anak-anak kalau sudah dewasa maunya gratis melulu. Sudah dibuktikan dengan banyaknya penumpang kereta gelap yang suka naik di atap kereta. Pantesan PJKA rugi terus
)
“Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li..”
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit .Kalau tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah Tra la la tri li li ), bukan burung yang bunyinya tri li li. Dan kalau ada burung yang bunyinya tri li li li li li li li li mungkin sudah terdaftar sebagai burung paling aneh dalam sejarah di Guiness Book World Record, atau Ripley’s
“Nina bobo nina bobo oh nina bobo… kalau tidak bobo digigit nyamuk”
menurut psikolog: Jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam?
“Bintang kecil dilangit yg biru…” (Bintang kan adanya malam hari, nah kalo malem memangnya warna langitnya biru?)
“Ibu kita Kartini…harum namanya” (Namanya Kartini atau Harum?)
“Pada hari minggu..naik delman istimewa kududuk di muka” (Nah, nggak sopan khan?..mosok duduk di muka??)
“Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita…”
(kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emangnya mau bikin sumur? )
Tujuan dari Si Pembuat Lirik2 di atas pasti baik, niatnya sudah pasti mulia. Tetapi niat yang baik apabila disampaikan dengan cara yang tidak benar maka akan fatal akibatnya.





















Ah…. om budiridwin bisa aja….. tu khan lagunya naq kecil…
tp mungkin da benarnya juga tulisan om….
Tau ah…. lap…. hehehhee…. wbnya makin baguz aja…
Foot-bar nya make plugin paan om.. jd kpengen neh…
hihihi,…iseng aja nulis di,..footbar maksudnya toolbar ya? itu pakai Gigya Toolbar di,..coba liat di sini deh ===> http://www.gigya.com/
Mungkin mas Budi Ridwin harus menciptakan lagu yang bisa memotivasi dunia anak-anak ke depannya, karena dari yang saya tau mas ini adalah juga seorang musisi, am i right?
waahhhaaa,…jadi bertambah nih tanggung jawab saya ceritanya?

baiklah kalau begitu,..saya mohon do’anya ya Kang Andre,…